Lemak menjadi salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun sebenarnya ada berbagai jenis lemak yang perlu untuk dikonsumsi dan jenis lemak yang harus dimakan dalam jumlah yang sangat sedikit. Mengetahui jenis lemak dan jenis kandungan lemak dalam setiap makanan akan membantu menjaga kesehatan. Lemak jenuh adalah salah satu jenis lemak yang disarankan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit. Berlebihan mengkonsumsi lemak jenuh akan meningkatkan resiko beberapa penyakit seperti kolesterol, jantung, dan tekanan darah tinggi dan penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan.

Untuk menjaga kesehatan, para ahli menyarankan untuk melakukan diet sehat atau mengkonsumsi sedikit saja makanan tinggi lemak jenuh. Jika Anda ingin mengurangi berat badan maka Anda bisa mencoba untuk mengendalikan asupan sumber makanan yang terdapat lemak jenuh. Berikut ini jenis makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi :

  1. Kacang Brazil

Kacang brazil adalah salah satu jenis kacang yang memang dihasilkan dari pohon brazil. Kacang ini memiliki cangkang yang keras dan bisa dikonsumsi saat masih mentah. Namun terlalu banyak mengkonsumsi kacang brazil bisa menyebabkan beberapa efek yang berbahaya untuk tubuh. Dalam setiap 100 gram kacang brazil mengandung sekitar 19 gram lemak total. Konsumsi kacang brazil berlebihan bisa menyebabkan resiko kolesterol yang tinggi, penyakit jantung, kenaikan berat badan dan penyakit tekanan darah tinggi. Semua penyakit ini disebabkan karena kandungan lemak jenuh berlebihan dalam kacang brazil.

  1. Ikan Sarden

Ikan sarden yang biasanya diolah menjadi makanan kaleng juga mengandung kadar lemak jenuh yang  cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram ikan sarden mengandung sekitar 29.9 gram lemak jenuh. Ikan sarden dikenal sebagai ikan yang banyak mengandung minyak. Bahkan ketika dimasak maka kandungan lemak dan minyak ikan sarden akan keluar dan membuat rasanya semakin lezat. Anda tidak disarankan untuk meninggalkan ikan sarden sebagai sumber nutrisi namun hanya mengkonsumsi dalam jumlah terbatas. Ikan sarden juga mengandung asam lemak omega 3 yang sangat bermanfaat untuk ingatan dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh.

  1. Coklat Hitam

Mengkonsumsi makanan yang mengandung coklat atau coklat murni memang sangat lezat. Tapi coklat juga mengandung jenis lemak jenuh. Dalam setiap 100 gram coklat yang sudah dimasak mengandung sekitar 32.4 gram lemak jenuh. Konsumsi coklat berlebihan bisa mengancam kesehatan. Umumnya  berlebihan makan coklat akan meningkatkan berat badan dan kandungan kolesterol dalam tubuh. Bahkan kandungan lemak jenuh ini juga akan meningkatkan resiko penyakit diabates tipe 2 dan kerusakan gigi.

  1. Daging Sapi

Daging sapi juga termasuk jenis daging merah yang banyak mengandung lemak jenuh. Umumnya daging sapi bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti bakso, steak atau jenis olahan lain. Bagian daging berwarna putih yang ditemukan pada serat daging merupakan lemak jenuh. Lemak jenuh ini sama sekali tidak bisa dimasak hingga matang karena sulit untuk dipecah oleh panas. Meskipun daging sapi memang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencukupi kebutuhan nutrisi namun harus dalam jumlah yang terbatas. Dalam setiap 100 gram daging sapi ditemukan sekitar 52.3 gram lemak jenuh.

  1. Keju

Dalam setiap 100 gram keju (cheddar) mengandung setidaknya 18.86 gram lemak jenuh. Keju merupakan salah satu jenis produk susu yang memanfaatkan kandungan lemak murni. Ketika susu dimasak maka akan menghasilkan endapan lemak jenuh. Kemudian kandungan lemak ini akan dipadatkan dan difermentasi. Proses ini juga bisa meningkatkan kandungan lemak jenuh dalam keju

Advertisements