Tahun 2016 sudah berakhir, digantikan dengan tahun 2017 yang menanti kita. Tentu saja kita berharap tahun 2017 akan menjadi tahun yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Bagi yang single bisa cepat-cepat menikah dengan kue pernikahan dari wedding cake Jakarta. Bagi yang sudah menikah berharap bahwa rejeki lancar, keluarga sehat, dan hubungan tetap berjalan baik.

Nah, berikut ini ada data statistik mengenai jumlah perselingkuhan di tahun 2016. Ternyata tidak begitu mengejutkan, memang angka perselingkuhan terbilang cukup tinggi. Akan tetapi yang lebih menarik perhatian adalah penyebabnya. Ternyata ada 5 penyebab utama kasus perselingkuhan yang terjadi (dilakukan baik pria atau wanita) di Indonesia.

  • Suami Tidak Puas Untuk Urusan Keintiman

Alasan yang klise memang, akan tetapi inilah yang banyak terjadi. Pasangan tidak puas dalam hal seks sehingga dorongan untuk mencari kepuasan dari orang lain datang lama-kelamaan. Selain itu hal kecil seperti peluk, cium, dan ungkapan kasih sayang juga menjadi salah satu faktor. Rindu ingin diperlakukan seperti itu membuat baik suami atau istri mencari pelarian dari rumah.

  • Kesenjangan Finansial

Biasanya hal ini dilakukan oleh wanita. Ketika istri memiliki penghasilan sendiri, atau malah lebih besar daripada suami, seringkali mereka menjadi lupa diri. Biasanya kehilangan kontrol diri inilah yang kemudian menyebabkan wanita banyak berselingkuh. Selain ia merasa bebas untuk melakukan sesukanya, merasa bahwa ia sudah tidak butuh suaminya, bahkan juga merasa adanya dorongan untuk mencari yang lebih mapan darinya sebagai pasangan hidup. Apapun alasannya, kesenjangan finansial juga menjadi faktor dalam kasus perselingkuhan.

  • Kebosanan Dalam Pernikahan

Sudah lama menikah biasanya menyebabkan suami atau istri sering menemukan titik bosan dalam kehidupan mereka. Setiap hari melakukan rutinitas yang sama dengan orang yang sama pula, ini-ini lagi, itu-itu lagi. Banyak yang mencari kehidupan yang baru, yang penuh dengan kejutan seperti kala menjadi penganti baru dulu. Banyak sekali yang tergoda dan akhirnya memutuskan untuk bercerai dengan pasangannya yang lama.

  • Tidak Puas Dengan Diri Sendiri

Seiring berjalannya waktu, banyak suami ataupun istri yang semakin tidak percaya diri dan tidak puas akan dirinya. Misalnya wanita merasa tak cantik lagi setelah melahirkan, atau saat mulai muncul kerutan di wajahnya dan merasa tua. Begitu juga suami, seringkali merasa tidak sekuat dulu, tidak setangguh dulu, apalagi jika ada hal-hal dalam rumah tangga yang tidak bisa dia penuhi sebagai seorang kepala. Sangat sulit mengatasi hal ini, sebab sekuat apapun pasangan meyakinkan, tetapi jika suami/istri tetap tidak puas dengan kondisi dirinya, hal ini bisa berbahaya.

  • Media Sosial Menjadi Pemicu

Terdengar cukup aneh, akan tetapi kasus perselingkuhan dengan asal mula media sosial mulai banyak terjadi di 2016 (dan bahkan beberapa tahun sebelumnya). Banyak pria/wanita yang menggunakan media sosial dan menjadi pecandunya bertemu dengan orang lain di media sosial kemudian jatuh cinta. Menyebabkan retaknya hubungan rumah tangga dan tidak sedikit yang berakhir pada perceraian.

Well, apapun alasannya, penting untuk tidak buru-buru mengambil keputusan untuk berselingkuh ya guys. Ingat lah bahwa jika Anda memiliki anak, hal ini akan tidak baik bagi perkembangan psikologis sang anak.

Advertisements