Belakangan kasus bullying menjadi marak, dan perhatian banyak orang sudah mulai tertuju pada masalah ini. Sudah banyak kasus bullying yang terjadi di belahan bumi manapun, karena bullying memang dapat terjadi dimana saja. Biasanya masalah bullying terjadi di sekolah, lingkungan, keluarga, bahkan internet (atau yang biasa disebut cyber-bullying) dan kasus-kasus bullying biasanya berjangka waktu lama.

Sebagai orang tua, kita tidak boleh diam saja jika anak-anak kita menjadi korban bullying, pun kita harus melarang mereka melakukan bullying terhadap orang lain. Kita harus tahu bahwa bullying bukanlah masalah ringan. Dampak-dampak negatif dari bullying antara lain seperti misalnya depresi, stress, membuat anak menjadi pemurung, bahkan tidak jarang ada yang nekat mengakhiri hidupnya sendiri ketika dibully.

Sebagai orang tua, kita harus peka dan sensitif terhadap perubahan-perubahan sifat dan sikap anak. Jangan terlalu sibuk bekerja dan mengabaikan anak, perhatian sebagai orang tua sangat dibutuhkan saat anak-anak kita mengalami menjadi korban bullying. Berikut adalah beberapa cara untuk mengembalikan rasa percaya diri anak setelah menjadi korban bully.

  • Beri Nasehat dan Dukungan yang Menenangkan Anak

Pastikan untuk memahami apa bullying terlebih dulu. Mom bisa mengetahui apa itu bullying dari internet atau dari lingkungan sekitar. Cari tahu juga kenapa anak bisa menjadi korban bullying. Ketika telah menemukan alasan anak dibully, cari solusi terbaiknya. Beri dukungan dan nasehat pada anak bahwa ia akan baik-baik saja. Penting bagi orang tua untuk selalu ada buat anak-anak dan menjamin bahwa mereka aman. Bicaralah baik-baik kepada anak bahwa ia tak akan menjadi korban bullying lagi dan yakinkan bahwa anak adalah anak yang kuat.

  • Ajak Anak Bersabar dan Tidak Membalas Bullying yang Dialami

Ajaklah anak untuk selalu bersabar dan menjadi pribadi yang rendah hati. Jangan mengajarkan anak agar membalas bullying yang dilakukan teman-temannya. Ajak anak berbesar hati untuk menjadi anak tangguh, murah senyum dan kebal terhadap bullying. Semakin kebal anak terhadap bullying, semakin sedikit risikonya untuk kembali dibully oleh teman-temannya.

  • Laporkan Bullying Kepada Pihak Berwenang

Ketika anak mengalami bullying di sekolah, laporkan perbuatan tidak menyenangkan ini kepada pihak sekolah baik itu guru atau kepala sekolah. Jika bullying terjadi di lingkungan sekitar, laporkan hal ini kepada orang tua pembully atau ketua lingkungan sekitar dan temukan penyelesaian masalahnya bersama. Sebagai orang tua, terkadang kita perlu tegas untuk mendapatkan keadilan dan keamanan untuk anak serta keluarga kita. Bicarakan kasus bullying dengan pelaku dan korban lalu berikan pemahaman pada mereka bahwa bullying adalah perbuatan yang tidak baik.

  • Hindari Memindahkan Anak dari Sekolah Lama

Usahakan untuk menghindari keputusan memindahkan anak dari sekolah lama di mana ia menjadi korban bullying ke sekolah baru atau bahkan ke sekolah home schoolling. Memindah anak sama saja membuat anak lari dari masalahnya dan membuatnya menjadi anak yang mungkin saja bisa lebih manja. Tugas orang tua adalah memastikan anak tidak lagi menjadi korban bullying di sekolahnya dan dia aman. Penting bagi orang tua untuk selalu memantau dan menjaga anak baik di rumah, di sekolah atau lingkungan sekitar.

  • Bangun Komunikasi Baik dengan Anak

Dikutip dari laman asiantown.net, ketika anak menjadi korban bullying, tugas orang tua adalah membangun komunikasi yang baik dengan mereka. Ajak anak melakukan berbagai aktivitas positif mulai dari aktivitas pengembangan diri, olahraga, menemukan teman baru, menghadiri acara keluarga dan hal lain yang disukainya. Arahkan anak untuk mengeluarkan bakat dan kreativitas yang terpendam dalam dirinya. Beri pujian dan sanjungan secukupnya ketika anak mendulang prestasi dan hindari memberi hukuman jika anak berbuat salah. Nah, kira-kira begitulah beberapa cara penanggulangan jika anak-anak kita menjadi korban bullying. Semoga dapat menghindarkan kejadian yang lebih parah ya.

Baca juga artikel lain seputar dunia digital di digital agency Indonesia.

Advertisements