Korea Selatan memang negri yang belakangan menjadi terkenal karena K-pop dan K-dramanya, selain itu juga karena artis-artis yang tampan dan cantik yang menjadi idola banyak remaja, tidak hanya di Indonesia, tapi juga manca negara. Akan tetapi tidak semua yang terlihat itu selalu baik, nyatanya realita kehidupan disana tak seindah dramanya lho guys.

Memang segala brand yang berhubungan dengan Korea bisa kamu jual dengan baik, misalnya baju dari Korea, mie pedas dari Korea, dan lain sebagainya. Apalagi dengan bantuan para penyedia jasa SEO Surabaya, membuat dagangan online kalian tambah laris manis. Tetapi sebenarnya kesenjangan ekonomi disana termasuk yang paling kentara lho.

Berikut adalah 5 realita di Korsel yang mungkin belum kamu tahu.

Anak SMA mengalami pendidikan yang kejam

Melanjutkan pendidikan ke universitas impian adalah keinginan setiap pelajar SMA di Korea Selatan. Oleh karenanya, banyak anak yang baru memasuki SMA mulai terobsesi dengan prestasi akademik, nah hal ini yang kemudian membuat mereka menghabiskan seluruh waktunya untuk belajar demi mendapat nilai baik untuk bisa masuk ke universitas impian mereka. Hal ini pula yang membuat banyak anak-anak di Korea merasa tidak bisa menikmati masa muda mereka karena terlalu berfokus pada nilai saja.

Adanya kontrak budak pada selebriti

Mungkin berita mengenai kerasnya kehidupan para selebriti di Korea Selatan sudah banyak terdengar kalian. Salah satunya, tentu saja dengan adanya kontrak budak yang diterapkan oleh beberapa agensi raksasa di negeri gingseng tersebut. Setidaknya, ada 200 artis yang sudah berhasil diungkap bahwa mereka menjadi korban kontrak budak. Para artis dibayar sangat murah dan bahkan tanpa royalti, dan harus bekerja sangat keras, sampai-sampai ada kontrak yang berlangsung sampai 13 tahun lamanya.

Masih tidak ada kesetaraan gender

Mungkin selama ini kita berpikir jika gender bukan lagi hal yang patut dipermasalahkan, apalagi di negeri maju seperti Korea Selatan. Kedudukan perempuan dan laki-laki sudah setara di mata global. Namun, ternyata hal tersebut tidak berlaku di Korea Selatan. Meski Negara tersebut tergolong sangat maju, namun dalam hal kesetaraan gender, Korea Selatan masih sangat tertinggal, terbukti dengan jarak gaji antara pria dan wanita yang mencapai angka 38%, dimana angka itu termasuk tinggi.

Tidak bisa bersantai

Berkaitan dengan budaya Korea Selatan yang dikenal sebagai Negara yang ingin melakukan banyak hal dengan cepat. Mereka sama sekali tidak bisa bersantai, hal itu mungkin bisa dilihat di stasiun subway saat jam kerja. Tampak jelas pemandangan di sana selalu dipenuhi dengan orang yang berlarian tanpa peduli sekelilingnya. Pemandangan yang satu ini mirip-mirip dengan pemandangan yang ada di Jepang setiap paginya, entah karena memang warganya yang kelewat disiplin atau apa.

Kecantikan dan ketampanan ditukar dengan uang

Seperti kita ketahui, Korea Selatan memang terkenal dengan operasi plastiknya yang memukau. Bukan hanya berlaku pada para selebriti papan atas, masyarakat biasa juga kerap melakukan bedah plastik demi mendapatkan wajah yang mereka damba. Ketidakpuasan tersebut mungkin bisa diatasi oleh para orang-orang berduit, namun bagaimana jika tidak? Padahal seperti contoh diatas, kebanyakan wajah asli orang Korea Selatan tidak seperti yang selama ini dibayangkan. Memang tidak semua, namun kebanyakan seperti itu.

Advertisements