Beruntunglah bagi kalian yang tinggal di Indonesia, girls. Memang hukum di Indonesia belum menjadi hukum yang 100% sempurna. Tetapi paling tidak Indonesia memiliki hukum dan undang-undang yang melindungi hak-hak dari kaum wanita, sama seperti para penyedia jasa pembuatan website Surabaya dan sekitarnya yang juga melindungi hak para klien-kliennya.

Tidak seperti di beberapa negara yang tingkat diskriminasi gendernya sangat tinggi, bahkan wanita belum sepenuhnya dilindungi hukum di negara-negara berikut ini.

India

Pemerkosaan, pernikahan anak di bawah umur dan perdagangan manusia adalah beberapa masalah umum yang dihadapi oleh perempuan di negeri hindustan ini. Selama 30 tahun terakhir, sebanyak 50 juta kasus pembunuhan bayi perempuan belum tuntas di meja hijau.

Somalia

Jika kamu bertanya, negara manakah yang tidak memiliki aturan hukum? Jawabannya adalah Somalia, Iya, Somalia adalah salah satu negara dengan jumlah diskriminasi terhadap perempuan paling tinggi di dunia, sebanyak 95% perempuan di negara ini pernah mengalami penyiksaan, salah satunya dengan sunat yang wajib hukumnya di lakukan oleh para perempuan di negara ini.

Mesir

Pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga adalah masalah umum yang dihadapi oleh perempuan di Mesir. Sistem peradilan Mesir tidak melindungi hak-hak perempuan. Mayoritas wanita Mesir tidak menerima hak yang semestinya di mata hukum, sehingga kerap kali wanita di negara ini menerima perlakuakn yang tidak manusiawi dalam hal pernikahan, perceraian dan warisan.

Brasil

Enggak seindah yang dibayangkan, kehidupan perempuan di Brasil begitu miris, pasalnya menurut laporan, tiap 15 detik terjadi penyerangan terhadap perempuan dan dua jam terjadi pembunuhan yang menewaskan kaum hawa di negara penyabet piala dunia terbanyak dalam sejarah ini. Perempuan di negara ini lebih memilih di penjara selama 3 tahun daripada melahirkan anak dari hubungan terlarang, tak heran tingkat aborsi dan kematian perempuan di Brasil kian mengkhawatirkan.

Pakistan

Di Pakistan, hukuman rajam justru lebih banyak di terima para perempuan daripada laki-laki, tak heran bila kekerasan dalam rumah tangga di negara ini benar-benar sangat mengerikan. Bahkan kaum pria tidak segan-segan dalam melakukan hukum rajam kepada wanita.

Advertisements