Setiap kali mendengar kata mafia, yang terlintas di kepala kita adalah perkumpulan orang-orang Italia yang melakukan bisnis ilegal dan bersifat jahat. Mungkin namanya berbeda-beda di tiap negara, misalnya mafia identik dengan Italia, di Jepang dikenal dengan Yakuza, sedangkan di Cina bernama Triad. Di Amerika ada gangster, mungkin kalau di Indonesia sebutannya preman?

Entahlah, tetapi para mafia-mafia ini kebanyakan bukanlah orang yang sembarangan dan biasanya memiliki kekuatan dan kekuasaan yang tidak main-main. Bahkan mungkin uang yang kebanyakan didapatkan dari bisnis ilegal seperti narkoba, prostitusi, dan judi tsb tidak akan habis hingga tujuh turunan.

Bagi kalian yang ingin membuat geng sendiri, bisnis ini pasti menjanjikan. Untuk masalah website resmi geng kalian, cukup hubungi para penyedia jasa pembuatan website Jakarta dan sekitarnya. Tapi tidak dijamin ya jika nanti kalian kena ciduk aparat, hihi. Anyway, berikut adalah daftar mafia terbesar dengan kekayaan yang melimpah yang didapat dari usaha di dunia gelap, guys.

  1. Al Capone

Lahir dari keluarga terhormat tampaknya tidak bisa menahan Al Capone untuk menghindar dari dunia kriminal. Ia tak mampu menahan godaan untuk bergabung dengan gangster Torno yang kemudian mampu mengantarkannya menjadi mafia terkaya di dunia. Saat Johnny Torno pensiun dari puncak kepemimpinan gangster Torno, Al Caponelah yang kemudian ditunjuk untuk menjadi pemimpin gangster tersebut. Ia juga memiliki ambisi yang kuat untuk menguasai gangster lain demi perluasan wilayah. Ia juga tak segan-segan untuk menghabisi siapa pun yang menghambat jalannya. Dengan harta kekayaan terakhirnya yang mencapai 1,3 miliar USD, pantas saja kalau Al Capone menjadi salah satu mafia paling kaya di dunia.

  1. Griselda Blanco

Siapa sangka kalau seorang wanita juga mampu menjadi mafia kelas kakap dunia. Ia adalah Griselda Blanco yang dijuluki sebagai The Godmother, La Madrina Black Widow, bahkan Ratu Kokain. Ia memiliki bisnis dalam bidang narkotika di bawah sindikat narkoba Medellin Cartel Kolombia. Selama menjalankan bisnisnya, terhitung ia sudah membunuh lebih dari dua ratus orang. Ia menjual obat terlarang tersebut dari Kolombia ke Amerika Serikat, lalu dari Miami ke California dan berhasil mengumpulkan kekayaan sebesar 2 miliar USD.

  1. Carlos Lehder

Carlos Lehder merupakan salah satu pendiri gangster Medellin Cartel di Kolombia. Ia mengendalikan sebuah pulau di Bahama untuk dijadikan tempat distribusi antara Kolombia dan Amerika Serikat. Gilanya lagi, ia memiliki akses koneksi ke penjara untuk mendistribusikan kokain ini. Selama masa pengabdiannya terhadap Medellin Cartel, ia berhasil mengumpulkan kekayaan sebesar lebih dari 2,7 miliar USD.

  1. Amado Carrillo Fuentes

Amado Carrillo Fuentes dijuluki sebagai “Lord of The Skies” karena selalu memanfaatkan 27 pesawat jet pribadinya sebagai alat transportasi pendistribusian kokain di seluruh dunia. Kehebatan Karten Fuentes tidak dapat dipandang sebelah mata. Ia menjadi salah satu pengedar narkoba terkuat di dunia. Dengan pesawatnya yang sebagian besar bertipe Boeing 727m, ia bisa mengirim berton-ton kokain langsung ke Manhattan setiap bulan. Total kekayaannya diyakini sebesar 25 miliar USD.

  1. Pablo Escobar

Raja mafia dari seluruh mafia bernama Pablo Emilio Escobar Gaviria. Ia merupakan orang yang paling berpengaruh di Medellin, Kolombia. Ia memang lahir dari keluarga petani yang miskin. Mulanya ia terjun di dunia kriminal sebagai pencuri mobil dan terlibat ke dalam berbagai kasus penculikan. Hingga pada tahun 1970-an, ia mulai merintis usaha narkoba yang didapatkan dari Peru dan Bolivia. Tak cukup menguasai bidang narkoba, di tahun 1982 ia berhasil menjadi Kongres Parlemen Kolombia. Bukan untuk mengabdi pada negara, melainkan untuk memperlancar bisnis narkobanya. Hebatnya, ia selalu berhasil mengambil hati rakyatnya. Ia sudah dianggap sebagai pahlawan bagi rakyatnya karena dianggap akan mengeluarkan warga Medellin dari kemiskinan.

Akhirnya Ecobar berhasil dibunuh pada tahun 1992 di sebuah atap setelah berkali-kali lolos dalam pengepungan. Selama masa kejayaannya, Escobar tidak hanya mampu mengendalikan perdagangan kokain di Kolumbia dan Amerika, tetapi ia juga mampu mengatur sistem hukum Kolombia agar ia tetap bisa bebas beroperasi. Ketika dirinya tewas, tercatat sebanyak 30 miliar USD berada di dalam rekening bank-nya. Namun, dipercaya itu belum seberapa. Pasalnya, banyak uang Escobar yang disembunyikan di berbagai tempat.

Advertisements